NAMA GAMBAR

Pemkot Makassar Rayakan Natal ASN, Wujudkan Kota Inklusif dan Toleransi

waktu baca 2 minutes
Selasa, 20 Jan 2026 23:38 0 23 Redaksi

Terasberita-Makassar. Pemerintah Kota Makassar, Sulawesi Selatan mewujudkan daerah itu sebagai kota inklusif dan toleran melalui perayaan Natal bagi kalangan aparatur sipil negara (ASN) pemkot setempat, sebagai kegiatan pertama diselenggarakan tahun ini.

“Selama ini kita sering mengagungkan toleransi dan perbedaan. Tapi malam (20/1) ini, inklusivitas dan toleransi itu nyata di depan mata kita bersama,” kata Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dalam kegiatan itu di Makassar, Selasa.

Ia menyatakan nilai inklusivitas dan toleransi beragama di daerah setempat bukan hanya digaungkan dalam wacana, akan tetapi diwujudkan secara konkret melalui kegiatan tersebut.

Perayaan Natal ini, katanya, tidak hanya untuk memberikan kebahagiaan kepada umat Kristiani di lingkup Pemerintah Kota Makassar, melainkan bentuk penghormatan dan empati antar-umat beragama dalam kehidupan masyarakat yang majemuk.

Ia menjelaskan perbedaan di masyarakat sejatinya hanya terletak pada perbedaan ideologi dan keyakinan, bukan pada nilai kemanusiaan.

Perbedaan tersebut, kata dia, justru memperkaya cara pandang dalam menyelesaikan berbagai persoalan bersama.

“Perbedaan di antara kita bukan untuk ditumpuk dan dibesarkan. Justru dari perbedaan itulah kita bisa melihat persoalan dari sudut pandang yang berbeda. Dan itu adalah anugerah besar dari Tuhan,” katanya.

Terkait dengan perayaan Natal ini, ia juga menekankan pentingnya nilai integritas dan kejujuran yang harus dibawa seluruh ASN dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Ia menilai integritas dan kejujuran fondasi utama dalam membangun tata kelola pemerintahan yang adil dan profesional.

“Hanya dengan integritas dan kejujuran, kita bisa menyelesaikan perbedaan tanpa melihat apa agamamu, dari mana asalmu, dan apa latar belakangmu,” ujarnya.

Ia memastikan bahwa di lingkungan pemkot setempat, setiap orang memiliki hak yang sama untuk mengabdi dan menduduki posisi strategis selama memiliki kapabilitas dan kompetensi.

“Tidak boleh ada diskriminasi dalam struktur pemerintahan,” katanya.

Ia berharap, kegiatan itu dapat menjadi kesempatan untuk saling mengasihi, memperkuat persaudaraan, serta mendekatkan diri kepada Tuhan, sekaligus mendorong kolaborasi dalam mengisi pembangunan Kota Makassar.

Dia mengharapkan pada masa mendatang perayaan Natal bersama di lingkup Pemerintah Kota Makassar dapat dilaksanakan lebih besar dengan melibatkan lebih banyak masyarakat.

Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham menyampaikan pesan tentang kebersamaan kepada seluruh umat Kristiani serta masyarakat setempat dalam acara tersebut.

“Perayaan Natal ini bukan hanya menjadi momentum spiritual bagi umat Kristiani, tetapi juga pengingat bagi kita semua tentang pentingnya toleransi dan persaudaraan dalam kehidupan bermasyarakat,” katanya.

Pemerintah Kota Makassar berkomitmen untuk terus menjaga harmoni, kebersamaan, dan semangat saling menghormati di tengah keberagaman yang menjadi kekuatan daerah ini.(*)

LAINNYA