NAMA GAMBAR

Pemkot Makassar Tertibkan PKL di Poros Asrama Haji, Lalu Lintas Kembali Lancar

waktu baca 2 minutes
Sabtu, 31 Jan 2026 13:47 0 17 Redaksi

Terasberita-Makassar. Pemerintah Kota Makassar menertibkan aktivitas Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Poros Asrama Haji, Kelurahan Bakung, Kecamatan Biringkanaya, Jumat (30/1/2026), sebagai upaya menata ruang publik agar lebih tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat. Penertiban ini berdampak pada kelancaran lalu lintas di kawasan yang selama ini rawan kemacetan.

Penertiban dipimpin Lurah Bakung Nani Handayani, SH, dengan dukungan Camat Biringkanaya Juliaman, S.Sos, serta melibatkan Satpol PP, TNI-Polri, dan Linmas. Kegiatan menyasar lapak PKL yang berdiri di atas saluran drainase dan menutup sebagian badan jalan.

Camat Biringkanaya Juliaman menjelaskan, lokasi yang ditertibkan berada di Jalan Poros Asrama Haji RT 03 RW 010. Kawasan tersebut merupakan akses penting masyarakat dan kerap mengalami kepadatan kendaraan, terutama saat musim haji.

“Penertiban ini difokuskan pada lapak PK5 yang menggunakan area di atas drainase. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu ketertiban umum dan kelancaran arus lalu lintas,” ujar Juliaman.

Ia menambahkan, kegiatan dimulai sekitar pukul 13.30 WITA dan dilaksanakan dengan pendekatan persuasif serta humanis. Seluruh proses berlangsung aman dan terkendali tanpa gesekan di lapangan.

Menurut Juliaman, penertiban ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan serupa yang sebelumnya dilakukan di Jalan Pajjayang, tepatnya di depan GOR Sudiang. Pemerintah kecamatan menargetkan penataan ruang publik dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.

Dalam penertiban tersebut, aparat menemukan delapan lapak PKL yang telah berdiri sekitar 10 tahun di atas saluran drainase, tepat di depan pagar kawasan Asrama Haji. Keberadaan lapak ini dinilai mempersempit ruas jalan dan memicu kemacetan.

“Kami sudah melakukan survei dan sosialisasi sebanyak tiga kali. Ada delapan lapak di atas drainase dan telah disepakati untuk dibongkar secara aman dan damai,” kata Juliaman.

Sebagai solusi, Pemerintah Kecamatan Biringkanaya menyiapkan lokasi relokasi di kawasan Terminal Daya agar para pedagang tetap dapat menjalankan usaha tanpa mengganggu fungsi ruang publik.

Selain di Jalan Poros Asrama Haji, penertiban juga dilakukan di depan Sekolah Luar Biasa (SLB) 2 Makassar. Lapak liar di lokasi tersebut sebelumnya menutupi area sekolah dan mengganggu akses lingkungan pendidikan.

“Pihak sekolah menyampaikan apresiasi karena setelah penertiban, lingkungan sekolah menjadi lebih terbuka dan tertata,” pungkas Juliaman.(*)

LAINNYA