

Terasberita-Makassar. Hujan deras yang mengguyur Makassar, menyebabkan genangan air di sejumlah titik, termasuk di ruas Jalan A.P. Pettarani Sabtu, Februari 2026. Kondisi tersebut sempat mengganggu arus lalu lintas dan aktivitas warga di jalur utama kota.
Merespons situasi itu, Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat menerjunkan Satuan Tugas (Satgas) Drainase ke lokasi terdampak. Langkah ini dilakukan atas arahan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, agar penanganan dilakukan sigap tanpa menunggu kondisi memburuk.
Kepala Dinas PU Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir, mengungkapkan sebanyak 40 personel Satgas diterjunkan khusus untuk menangani genangan di Jalan A.P. Pettarani. Mereka dibagi dalam dua kelompok kerja agar proses penanganan lebih efektif.
“Total ada 40 personel yang kami turunkan, terbagi dalam dua kelompok. Masing-masing kelompok bergerak menyisir saluran drainase dan titik genangan,” ujar Zuhaelsi.
Genangan terpantau cukup parah di kawasan belokan menuju Jalan Yusuf Daeng Ngawing, dekat kampus Universitas Negeri Makassar. Air meluap akibat tingginya intensitas hujan sejak siang hingga malam, diperparah tumpukan sampah dan sedimentasi di saluran drainase.
Di tengah hujan, petugas tetap bekerja membersihkan saluran dari sampah dan endapan lumpur. Mereka membuka penutup selokan, mengangkat sedimentasi, hingga turun langsung ke dalam got untuk memastikan tidak ada sumbatan.
Kelompok I bertugas membersihkan dari Jalan Yusuf Daeng Ngawing hingga depan kampus di ruas Jalan A.P. Pettarani. Sementara Kelompok II menyisir dari perempatan Pettarani–Jalan Andi Djemma hingga pintu air Landak Baru.
“Petugas menemukan tumpukan sampah serta sedimentasi yang menghambat aliran air. Pembersihan dilakukan dengan mengangkat sampah, mengurai lumpur, serta membuka tali-tali air yang tersumbat agar aliran kembali lancar,” jelasnya.
Upaya tersebut membuahkan hasil. Setelah pembersihan intensif dilakukan, genangan di Jalan A.P. Pettarani berangsur surut dan kendaraan kembali dapat melintas normal.
Zuhaelsi menegaskan, secara kewenangan Jalan A.P. Pettarani merupakan ruas jalan nasional di bawah tanggung jawab Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional. Namun, demi kepentingan warga, pihaknya tetap turun tangan.
“Kami memahami ini jalan nasional, tetapi karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat Kota Makassar, kami tetap bergerak melakukan pembersihan agar kondisi cepat tertangani,” terangnya.
Respons cepat ini menjadi bagian dari komitmen Pemkot Makassar dalam memastikan penanganan genangan dilakukan secara kolaboratif, cepat, dan berorientasi pada keselamatan serta kenyamanan warga, khususnya saat cuaca ekstrem melanda kota.(*)