NAMA GAMBAR

Safari Ramadan, Munafri Sosialisasikan Aplikasi LONTARA+ untuk Layanan Warga Makassar

waktu baca 2 minutes
Jumat, 6 Mar 2026 14:39 0 9 Redaksi

Terasberita-Makassar. Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin memperkenalkan aplikasi Layanan Online Terintegrasi Warga Makassar (LONTARA+) sebagai platform layanan publik terpadu milik Pemerintah Kota Makassar.

Pengenalan aplikasi tersebut dilakukan saat Munafri melaksanakan Salat Isya dan Tarawih berjamaah dalam rangkaian Safari Ramadan Pemkot Makassar di Masjid Nurul Jihad, Kompleks IDI, Jalan AP Pettarani, Makassar, Kamis (5/3/2026) malam.

Munafri menjelaskan bahwa LONTARA+ dirancang sebagai super apps yang mengintegrasikan ratusan aplikasi layanan pemerintah yang sebelumnya berjalan terpisah menjadi satu platform.

“Aplikasi ini menjadi media komunikasi antara pemerintah dan masyarakat,” ujarnya.

Warga Bisa Kirim Pengaduan Langsung

Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan publik sekaligus menyampaikan pengaduan atau aspirasi secara langsung kepada pemerintah.

“Silakan sampaikan apa yang menjadi kebutuhan atau permasalahan di lingkungan masing-masing, nanti kami akan respons melalui SKPD yang berwenang,” ujar Munafri.

Ia menegaskan Pemkot Makassar membuka ruang komunikasi seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan mereka.

“Warga bisa menyampaikan persoalan melalui RT, RW, lurah, camat, bahkan langsung ke saya. Sekarang juga ada aplikasi Lontara Plus yang memudahkan masyarakat menyampaikan pengaduan,” jelasnya.

Appi Rutin Pantau Kota Setiap Subuh

Munafri juga mengungkapkan bahwa dirinya rutin berkeliling kota setiap subuh bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD).

Kegiatan tersebut dilakukan untuk memantau langsung kondisi kota serta memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.

Menurut Ketua Golkar Makassar itu, berbagai program pemerintah tidak akan berjalan maksimal tanpa dukungan masyarakat.

“Tidak akan ada program pemerintah yang berjalan baik tanpa dukungan masyarakat. Demikian pula kegiatan masyarakat tidak akan berhasil tanpa kolaborasi dan dukungan pemerintah. Karena itu dibutuhkan kerja sama, sinergi, dan kolaborasi,” ajakannya.(*)

LAINNYA