NAMA GAMBAR

Sekda Sulsel Tekankan Kepemimpinan Adaptif di Pembukaan PKN II LAN 2026 di Makassar

waktu baca 2 minutes
Selasa, 31 Mar 2026 10:54 0 8 Redaksi

Terasberita-Makassar. Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, menghadiri pembukaan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026.

Diselenggarakan oleh Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Manajemen Pemerintahan (Pusjar SKMP) Lembaga Administrasi Negara (LAN) di Aula Hasanuddin, Kantor Pusjar SKMP LAN, Jalan Raya Baruga, Antang, Kota Makassar, Senin, 30 Maret 2026.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Deputi Bidang Penyelenggaraan Pengembangan Kapasitas ASN, Tri Widodo Wahyu Utomo.

Dalam kesempatan itu, Jufri Rahman membagikan pengalamannya selama puluhan tahun mengabdi sebagai ASN, sekaligus menyampaikan materi bertajuk “Dinamika Kebijakan 2026: Lensa Kepemimpinan Daerah”.

Ia menekankan pentingnya kemampuan pemimpin daerah dalam merespons perubahan global dan nasional secara adaptif.

Menurutnya, terdapat tiga fokus utama dalam dinamika kebijakan saat ini, yakni pengelolaan tensi fiskal, penguatan ekosistem ekonomi, serta respons terhadap gelombang perubahan global.

“Kepemimpinan saat ini adalah bagaimana cerdas menetapkan prioritas di tengah tensi fiskal, membangun ekosistem, kelembagaan, dan tata kelola berkelanjutan, serta menerjemahkan konteks global dan nasional menjadi strategi lokal,” jelasnya.

Ia menambahkan, pemimpin harus mampu membaca arah zaman dan memahami implikasi kebijakan secara tepat.

“Tenang dalam tekanan, menjaga stabilitas layanan publik di tengah ruang fiskal yang menyempit, serta berani menentukan prioritas dan memastikan negara benar-benar hadir dengan dampak yang terukur bagi rakyat,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Pusjar SKMP LAN, Muhammad Aswad, menyampaikan bahwa PKN Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026 diikuti oleh 70 pejabat dari berbagai instansi. Pelatihan ini berlangsung mulai 30 Maret hingga 31 Juli 2026 dengan total 923 jam pelajaran.

“Tujuan penyelenggaraan PKN Tingkat II adalah mengembangkan kompetensi kepemimpinan strategis peserta sebagai bagian dari kompetensi manajerial pada Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama dalam melaksanakan tugas dan fungsi pemerintahan di instansinya masing-masing,” tuturnya.

Adapun tema yang diusung dalam pelatihan ini adalah “Pengembangan Kepemimpinan Adaptif dalam Mendukung Transformasi Tata Kelola Daerah untuk Mewujudkan Resiliensi dan Daya Saing Masyarakat Pesisir”.

Tema tersebut selaras dengan arah kebijakan nasional serta mendukung penguatan daya saing daerah melalui proyek perubahan yang berdampak langsung kepada masyarakat.

Partisipasi peserta dari pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di wilayah Sulawesi, Papua, dan Maluku menunjukkan komitmen daerah dalam memperkuat kolaborasi lintas wilayah. Kehadiran instansi pemerintah pusat turut memperkuat sinergi antara pusat dan daerah.

Kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat jejaring kepemimpinan nasional sekaligus mendorong pembangunan daerah yang lebih adaptif dan berkelanjutan.(*)

LAINNYA