

Terasberita-Makassar. Dalam rangka mendukung program pemenuhan gizi nasional para Dandim jajaran melaksanakan pengawasan melekat tehadap proses pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi SPPG. Demikian disampaikan Mayor Inf Abdi Hermianto selaku Pabanda Puanter Sterdam XIV/Hasanuddin saat berbincang bersama RRI Lewat Siaran TNI/POLRI, Rabu, 25 Maret 2026.
“Dalam rangka mendukung program pemenuhan gizi nasional para Dandim jajaran melaksanakan pengawasan melekat tehadap proses pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi SPPG diwilayahnya, Para Dandim dalam melaksanakan pengawasan akan koordinasi dgn Korwil SPPG Kab./Kota sebagai ujung tombak BGN,” akatanya kepada RRI.
Dikatakan, BGN. Pengawasan pembangunan SPPG disesuaikan dengan spesifikasi dan standarisasi dari BGN antara lain :
a. Lahan yg disiapkan minimal luas ±400 M²
b. Koord dgn pihak terkait bahwa lahan yg digunakan tidak dalam Renstra pembangunan pengembangan Satuan
c. Dekat dengan lingkungan sekolah (3.000 siswa), aktu tempuh ±20 mnt dr lokasi
d. Lahan siap bangun dan terjangkau layanan PLN dan sumber air
e. Akses jalan menuju lahan memadai dengan lebar ±3 M
f. lingkungan sekitar higienis, tdk berdekatan dgn TPA & kandang ternak
g. Pembangunan (SPPG tdk harus bangunan baru, tapi bisa modifikasi agar cepat & tidak mahal) dan Peralatan dapur di dukung oleh pusat
lebih lanjut dikatakan bahwa Pembangunan Dapur SPPG ada yang telah operasional dan ada yang belum operasional. Yang belum operasional ini ada yang menghadapi kendala ataupun hambatan antara lain :
• Titik SPPG/Geospatial saat pendaftaran dan pembangunan berbeda dgn data di BGN
• Perlengkapan dapur belum lengkap
• Mitra membangun SPPG tapi tidak terdaftar di BGN
• Terkendala proses verifikasidi BGN
Mayor Inf Abdi Hermianto selaku Pabanda Puanter Sterdam XIV/Hasanuddin saat berbincang bersama RRI Lewat Siaran TNI/POLRI mengatakan bahwa dalam Program Makan Bergizi Gratis MBG dimana TNI terjun langsung termasuk jajaran Kodam XIV/Hsn kami terlibat aktif menangani ataupun yang ditugaskan belajar dalam program ini yang dicanangkan Pemerintah.
Di tingkat Kodam yang menangani hal tersebut adalah Staf Teritorial, Staf Logistik dan Zidam termasuk dalam:
a. Pendampingan Dapur Sehat (SPPG) : Kodam XIV/Hasanuddin, khususnya di jajaran Satkowil), dikomandoi oleh Danrem, Dandim dan tetap melaksanakan koordinasi dengan Korwil SPPG Kabupaten/Kota melakukan pendampingan dalam perencanaan dan operasional Dapur Sehat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
b. Peran Khusus/Tugas Pendampingan : Pangdam XIV/Hasanuddin menegaskan sinergi dengan berbagai pihak, termasuk GAPEMBI (Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Gratis Indonesia), untuk memastikan distribusi MBG berjalan tertib, aman, dan tepat sasaran.
c. Aksi Nyata dan Uji Coba : Personel jajaran Kodam XIV/Hsn Satkowil dan Satnonkowil telah melaksanakan program pendukung seperti Jum’at Berkah dan pemberian makan bergizi langsung ke sekolah-sekolah.
d. Keterlibatan Prajurit Perempuan : Kodam XIV/Hsn, melibatkan prajurit perempuan (Kowad) dalam pengelolaan program ini.
e. Tugas Belajar/Pelatihan : TNI AD telah mengirimkan Tim Khusus (termasuk personel tenaga medis/kesehatan) untuk pelatihan terkait manajemen gizi dan pengolahan makanan sehat, termasuk studi banding ke luar negeri untuk mendukung kesuksesan program MBG.(*)