NAMA GAMBAR

BMKG dan BPBD Imbau Waspada, Hujan Masih Berpotensi Terjadi di Sulsel Februari Ini

waktu baca 2 minutes
Minggu, 1 Feb 2026 20:52 0 21 Redaksi

Terasberita-Makassar. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi wilayah Sulawesi Selatan masih berpotensi mengalami hujan sepanjang Februari 2026.

Namun, dalam 10 hari ke depan, sejumlah daerah perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat.

Kepala BMKG Sulawesi Selatan, Ayi Sudrajat, mengatakan secara umum curah hujan bulanan masih terjadi hingga Februari, dengan konsentrasi hujan lebih dominan di wilayah pantai barat Sulawesi Selatan.

“Untuk prediksi kita mungkin untuk bulanan kita kan masih ada potensi hujan sampai dengan bulan Februari ini. Tapi mungkin khusus untuk 10 hari yang akan datang yang masih perlu diwaspadai di daerah pantai timur kita,” ujar Ayi Sudrajat, Minggu, (1/2/2026).

Menurutnya, wilayah pantai barat Sulawesi Selatan masih berpeluang mengalami hujan dalam intensitas sedang hingga lebat. Daerah yang dimaksud meliputi Kabupaten Takalar, Gowa, Maros, Kota Makassar, hingga Kabupaten Barru.

“Pantai barat kita masih hujan dari mulai Takalar, Gowa, Maros, kemudian Makassar sampai dengan Barru. Nah, itu masih ada potensi hujan sampai 10 hari yang akan datang,” lanjutnya.

Sementara itu, untuk wilayah pantai timur Sulawesi Selatan, BMKG memprediksi kondisi yang relatif lebih kering dalam 10 hari ke depan.

“Nah, untuk yang lain misalnya kalau pantai timurnya mulai Bulukumba, kemudian Bone, Wajo sampai ke arah atas itu Luwu diprediksi 10 hari yang akan datang masih kering, hujannya masih sedikit,” jelas Ayi.

Terkait proyeksi curah hujan selama Februari, BMKG memastikan kondisi masih berada dalam kategori normal dan tidak menunjukkan anomali signifikan.

“Kalau untuk prediksinya masih normal di kategorinya. Sebagian besar masih normal curah hujannya. Jadi itu yang mungkin tidak perlu dikhawatirkan, dalam artian menurut prediksi kita satu bulan yang akan datang masih didominasi oleh kondisi normal,” tambahnya.

Meski demikian, Ayi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan menyiapkan lingkungan tempat tinggal menghadapi musim hujan.

“Karena ini musim mudiknya air. Musim hujan itu mudik air dari langit. Betul-betul siapkan prasarana tempat tinggal airnya di bumi kita. Jaga drainase agar tidak tersumbat, sehingga ketika air datang, air berada pada tempatnya dan tidak masuk ke rumah,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Selatan, Amson Padolo, mengimbau masyarakat untuk tetap waspada selama musim penghujan, terutama terhadap potensi cuaca ekstrem.

“Kami mengimbau kepada segenap masyarakat di awal Februari agar tetap waspada, secara khusus apabila BMKG merilis suatu daerah berada pada status waspada, siaga, dan awas,” pungkasnya.(*)

LAINNYA