

Terasberita-Makassar. Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman melepas 500 peserta mudik gratis. Program ini berlanjut dari tahun ke tahun untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas (Laka lantas).
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar mudik gratis bekerja sama dengan Jasa Raharja, PT Pertamina Patra Niaga, PT KIMA, Kanwil Perum Bulog Sulselbar, Pelindo, Pegadaian, dan PT Semen Tonasa. Pelepasan mudik digelar di kawasan Center Point of Indonesia (CPI), Senin, (12/3/2026).
Kepala Dinas Perhubungan Sulsel Andi Erwin Terwo mengatakan, bahwa mudik gratis merupakan inisiasi Pemprov Sulsel melalui Dishub untuk mengurangi beban masyarakat Sulawesi Selatan yang ingin pulang ke kampung halamann. Mudik gratis juga membantu meminimalisasi dampak inflasi yang terjadi di Sulawesi Selatan.
“Serta mengurangi beban lalu lintas di jalan yang dapat mengganggu arus lalu lintas yang sudah berada pada titik jenuh pada jam-jam puncak di beberapa ruas jalan, sehingga mudik gratis merupakan salah satu solusi atau kebijakan yang bisa diambil sebagai kebijakan yang dapat bermanfaat bagi masyarakat Sulawesi Selatan dalam segala bidang,” ujar Erwin.
Erwin memaparkan mudik gratis yang diselenggarakan Pemprov Sulsel memiliki trayek perjalanan diantaranya Makassar – Malili sebanyak 160 orang pemudik, Makassar – Sinjai sebanyak 40 orang, Makassar – Bone sebanyak 60 orang, Makassar – Bulukumba sebanyak 120 orang, Makassar – Selayar sebanyak 120 orang. Total pemudik yang ikut berpartisipasi sebanyak 500 orang menggunakan 13 Bus.
Lalu, program mudik gratis bekerja sama dengan PT Jasa Raharja sebanyak 250 orang menggunakan 11 unit bus dengan tujuan Makassar – Palopo – Masamba – Malili. Kemudian program mudik gratis bekerja sama dengan PT Pertamina Patra mengangkut target pemudik sebanyak 150 orang menggunakan 6 unit bus, dengan tujuan Makassar – Bulukumba – Bone, Makassar – Parepare – Palopo dan Makassar – Parepare – Mamuju.
Selanjutnya, program mudik gratis bekerja sama dengan PT KIMA mengangkut target pemudik sebanyak 50 orang menggunakan 2 unit bus, dengan tujuan Makassar – Parepare – Sidrap dan Makassar – Bone. Kantor perwakilan Bulog Sulsel Sulbar memberangkatkan 1 armada dengan rute Makassar – Enrekang- Toraja- Toraja Utara dengan target 25 pemudik dan dalam proses pendaftaran.
Program mudik gratis bekerja sama dengan PT Semen Tonasa mengangkut kendaraan roda 2 sebanyak 35 Unit menggunakan 3 Mobil Boks, dengan tujuan Makassar – Bulukumba – Sinjai – Bone, Makassar – Parepare –Sidrap – Wajo dan Makassar – Luwu – Palopo – Luwu Utara – Luwu Timur.
Selain itu program mudik gratis ini juga dilakukan oleh PT Pelindo Makassar dengan 12 unit bus dan dilepas pada tanggal 16 Maret di Pelabuhan Makassar, PT Pegadaian Sulawesi Selatan dengan 8 unit bus dan akan dilepas pada tanggal 17 Maret 2026 pada 3 kantor cabang pegadaian di Makassar.
Erwin menyampaikan dukungan dari berbagai pihak menyukseskan mudik gratis, misalnya Ditlantas Polda Sulawesi Selatan melakukan pengawalan sampai ke Daerah Tujuan. Bank Sulselbar menyiapkan prasarana pendukung acara pelepasan mudik gratis, Margautama Nusantara menfasilitasi kemudahan (gratis) melewati ruas jalur tol kepada armada pemudik
“PT ASDP menyiapkan tiket mudik gratis kepada pemudik beserta armada pengangkutnya dengan tujuan Kabupaten Kepulauan Selayar dengan rute Pelabuhan Penyeberangan Bira – Pelabuhan Pamatata Kepulauan Selayar,” papar Erwin.
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman berharap program mudik gratis dapat menekan angka laka lantas yang selalu tinggi setiap momen mudik lebaran.
“Makanya ini harus menjadi perhatian kita bersama, melalui ada program strategis ini, mungkin nanti ini akan menjadi program yang baik untuk kedepannya,” bebernya.
Kepala Kanwil Jasa Raharja Sulsel Mulyadi mengemukakan bahwa tradisi mudik adalah momen yang sangat dinantikan oleh masyarakat Indonesia, khususnya menjelang hari raya Idulfitri.
Namun, setiap musim mudik selalu diiringi dengan meningkatnya mobilitas masyarakat di jalan raya, yang memiliki potensi risiko kecelakaan. Melalui program mudik gratis tahun 2026, merupakan wujud nyata kehadiran negara kepada masyarakat dan menjadi salah satu langkah strategis dan komitmen nyata dalam mengurangi korban laka lantas, mengurangi kepadatan lalu lintas, dan memberikan sarana transportasi yang lebih aman nyaman dan selamat.
“Kami dari jasa Raharja kanwil Sulselbar menyiapkan 11 bus dengan pemudik sebanyak 250 orang, sebagai wujud negara hadir memberikan pelayanan kepada masyarakat sesuai tagline mudik yaitu mudik aman berbagi harapan,” ungkapnya.
Mulyadi menyebut bahwa khusus pemudik yang mendaftar melalui Jasa Raharja diberikan perlindungan ekstra melalui program jasa Raharja Putra Aman berupa tambahan asuransi kecelakaan diri selama 14 hari, kemudian tambahan asuransi rumah tinggal yang ditinggalkan seperti asuransi kebakaran dan asuransi kecurian dari Jasa Raharja.
“Data pemberian santunan kami kepada korban kecelakaan masih cukup tinggi, tahun 2025 kamu berikan santunan sebesar Rp134 miliar dengan korban 1.089 orang, dan luka-luka 6.922 orang. Roda dua sebesar 76 persen, tabrakan depan-depan, korban usia produktif yaitu 1-24 tahun 4 persen, dengan jenis kelamin laki-laki sebesar 75 persen,” ulasnya.
Tahun lalu, korban laka akibat mudik selama operasi ketupat sebanyak 52 korban meninggal dunia dan korban luka 94 orang. Jasa Raharja menyalurkan santunan sebesar Rp4 miliar. Ia mengaku bahwa program mudik gratis dari tahun ke tahun cukup berhasil menekan laka lantas.
“Korban selama mudik operasi ketupat tahun ini, itu bukan lagi pemudik bapak ibu, tapi non pemudik, artinya masyarakat yang sudah sampai di daerah tujuan karena euforia kebahagiaan tidak lagi mematuhi rambu-rambu lalu lintas,” tutur dia.(*)